Terapi Hipertensi Untuk Lansia

Hipertensi merupakan gangguan yang terjadi pada tekanan darah, dimana tekanan darah mengalami kenaikan (tinggi). Peningkatan darah ini bisa disebut sebagai Hipertensi jika telah melebihi angka 140/90 mmHg bahkan disaat waktu istirahat Anda. Akibat dari kenaikan tekanan darah, nantinya dapat memicu masalah kesehatan seperti serangan jantung, stroke, gagal ginjal, serta aneurisma arterial yang merupakan salah satu penyebab dari terjadinya gagal jantung kronis.

Terapi Hipertensi Untuk Lansia

Penyebab umum dari Hipertensi yang terjadi pada orang-orang lanjut usia, diantaranya :

  • Keelastisitas dinding aorta yang semakin menurun.
  • Katup jantung yang menebal dan menjadi kaku.
  • Kemampuan jantung untuk memompa darah menurun setiap tahun, dan 1% disaat usia seseorang memasuki usia 20 tahun, kemampuan jantung dan memompa darah semakin menurun.
  • Mengalami penurunan kontraksi serta volumenya.
  • Menyebabkan elastisitas pada pembuluh darah semakin menghilang.
  • Keefektifitasan dari pembuluh darah perifer semakin berkurang, dalam proses oksigenasi.
  • Meningkatnya resistensi di pembuluh darah perifer.

Adapun Terapi Hipertensi Untuk Lansia yang bisa dilakukan tidak lain adalah memenuhi kebutuhan dibawah ini, dengan cukup.

1. Karbohidrat.

Terapi Hipertensi pada lansia dengan mengonsumsi asupan gula yang dibatasi adalah gula tidak mengandung kandungan gizi terkecuali tenaga. Namun pada usia lansia mengonsumsi zat gizi lain yang mengandung Vitamin, Protein, dan Mineral yang dapat membantu mencegah proses penurunan pada fungsi tubuh.

Tidak hanya itu saja, gula juga bisa diserap dengan cepat sehingga akan menyebabkan perubahan kadar gula darah yang bisa beresiko terjadinya obesitas. Makanan yang boleh dimakan adalah beras, kentang, singkong, terigu, gula diolah tanpa menggunakan garam, dll.

2. Protein.

Kegunaan dari terapi Hipertensi pada lansia menggunakan protein adalah sebab protein merupakan zat pembangun dari sel tubuh. dan di usia lanjut. Maka dari itu sebaiknya pemilihan daging unggas-unggasan lebih baik ketimbang 2 potong daging sapi sehari. makanan yang boleh Anda makan adalah daging, ikan, telur, susu, dan juga semua jenis kacang-kacangan serta sayuran.

3. Lemak.

Terapi Hipertensi pada lansia yang selanjutnya adalah lemak yang berguna untuk melarutkan Vitamin A, D, E, dan K. Selain itu juga membentuk tekstur makanan serta bisa membantu memberikan rasa kenyang dengan lebih lama. Dan fungsi lemak berguna sebagai cadangan energi.

4. Vitamin.

Terapi Hipertensi pada lansia berikutnya dengan Vitamin yang bisa membantu mempercepat sistem metabolisme, membantu untuk mempertahankan fungsi dari jaringan tubuh serta untuk membantu mempengaruhi pertumbuhan dan juga pembentukan jaringan. Dan untuk terapi hipertensi pada lansia Vitamin adalah kandungan yang penting. Apalagi Vitamin B1 yang diperlukan supaya kondisi tubuh tetap dalam keadaan bugar.

5. Mineral dan air.

Fungsi dari mineral adalah untuk membantu proses pembentukan jaringan didalam tubuh, membantu memelihara keseimbangan asam basa, dan lainnya.

6. Serat.

Serat termasuks alah satu komponen gizi yang tidak bisa dicerna, maka serat tidak mengandung kandungan gizi didalamnya namun sangat dibutuhkan untuk membantu mencegah terjadinya sembelit, wasir, dan juga kanker usus, dan gangguan pada sistem pencernaan serta kegemukan.

Untuk mencegah Hipertensi semakin memburuk, maka lakukanlah terapi Hipertensi pada lansia diatas dengan baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.