Penyebab Dan Gejala Hipotensi

Penyebab Dan Gejala Hipotensi,- Hipotensi adalah tekanan darah rendah dimana tekanan darah kurang dari 90 /60. Sedangkan tekanan darah normal orang sehari-hari mempunyai tekanan darah optimal 120/80 mmHg, meskipun sebenarnya seseorang bisa dikatakan memiliki tekanan darah normal jika tekanan darahnya 130/85 mmHg. Hipotensi juga terbagi kedalam beberapa jenis, diantaranya:

penyebab dan gejala hipotensiPertama, adalah Hipotensi Ortostatik. Dimana hipotensi jenis ini disebabkan karena perubahan posisi tubuh secara tiba-tiba. Contohnya ketika saat seseorang dalam keadaan tidur, kemudian secara tiba-tiba langsung berdiri. Jenis hipotensi ini adalah hipotensi yang sering dialami oleh banyak orang dan terjadi hanya dalam beberapa saat.

Kedua adalah, Hipotensi Dimediasi Neural. Jenis hipotensi ini penyebabnya adalah faktor kondisi tubuh atau posisi tubuh yang terlalu lama dalam keadaan sama. Contohnya seperti ketika seseorang berdiri terlalu lama.

Ketiga adalah hipotensi akut. Hipotensi ini sangat berbagaya dibandingkan dengan kedua jenis hipotensi sebelumnya karena hipotensi ini disebabkan oleh turunnya tekanan darah secara tiba-tiba.

Gejala umum hipotensi yang secara umum dapat dikenali adalah:

  • Wajah pucat
  • Berkunang-kunang
  • Pusing mendadak
  • Keluar keringat dingin
  • Cepat lelah bahkan pingsan

Biasanya risiko tekanan darah rendah ataupun tekanan darah tinggi meningkat seiring bertambahnya usia. Hal ini sebagian karena perubahan normal yang terjadi selama penuaan. Selain itu, aliran darah ke otot jantung dan otak menurun seiring bertambahnya usia, yang seringkali akibat dari penumpukan plak di pembuluh darah. Diperkirakan sekitar 10 sampai 20% orang yang berusia di atas 65 tahun menderita hipotensi postural.

Faktor utama penyebab dari hipotensi atau tekanan darah rendah sebenarnya sangat erat hubungannya dengan volume darah, keadaan pembuluh darah dan gangguan kerja jantung dalam memompa darah, berikut beberapa penyebab hipotensi ( tekanan darah rendah) antara lain :

1. Pemompaan jantung melemah

Kurangnya pemompaan jantung maka hal ini bisa menyebabkan aliran darah keseluruh tubuh juga melemah dan secara otomatis tekanan darah akan menurun dan menyebabkan hipotensi.

2. Kekurangan cairan

Jangan anggap sepelekan masalah kekurangan cairan, baik itu karena seseorang memang jarang minum ataupun karena seseorang sedang terkena diare dan demam. Karenanya hal yang sering terjadi jika seseorang sedang demam biasanya memang disertai dengan rasa pusing. Dan hal itu bisa menjadi salah satu penyebab hipotensi.

3. Otot jantung melemah

Hal ini bisa berakibat pada volume darah yang dipompa oleh jantung sedikit dan akibatnya tekanan darah menurun dan hal ini memicu terjadinya hipotensi.

4. Adanya pembekuan darah dalam pembuluh Vena

Apabila hal itu terjadi maka akan menghalangi kembalinya darah kedalam bilik kiri dari paru-paru, akibatnya darah yang kembali ke jantung akan berkurang. Dan hal itu bisa menjadi pemicu hipotensi.

5. Efek samping obat-obatan

Efek samping dari obat-obatan ini sebenarnya tidak langsung menjadi penyebab hipotensi karena kondisi seseorang berbeda-beda, kadang ada yang kuat saat minum obat tertentu tapi ada juga yang tidak. Contohnya ketika seseorang minum obat hipertensi, antidepresan dan lain sebagainya.

Maka dari itu, jika Anda merasakan gejala atau hal lainnya seperti yang telah disebutkan diatas maka jangan pernah anggap sepele keadaan tersebut. Segera lakukan pengobatan dan konsultasikan dahulu ke dokter. Untuh mencegahnya tetaplah lakukan pola hidup sehat dan olahraga teratur agar terhindar dari penyakit.

– Penyebab Dan Gejala Hipotensi –

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Dapatkan Harga Diskon Menarik Pada Setiap Pembelian QnC Jelly Gamat, Selengkapnya Klik Disini !