Kriteria Makanan Yang Dapat Mengatasi Hipertensi

Dengan membatasi asupan garam, sudah menjadi langkah awal untuk menghindari Hipertensi dan mencegah Hipertensi tidak menjadi lebih buruk. Namun, hal tersebut bukan satu-satunya cara yang bisa dilakukan agar penderita Hipertensi tetap sehat, dan Hipertensi yang diderita tidak semakin parah. Carnaya yaitu dengan menjaga pola makan dan mengatur jenis makanan yang tepat.

Namun, Anda juga harus tahu jika jenis makanan yang tepat beberapa diantaranya baik dalam mengatasi Hipertensi, atau bisa disebut juga sebagai Kriteria Makanan Yang Dapat Mengatasi Hipertensi. Ingin tahu bagaimana kriteria atau syarat dari makanan-makanan yang baik untuk membantu mengatasi Hipertensi? Ini dia selengkapnya.

Kriteria Makanan Yang Dapat Mengatasi Hipertensi

Mengenali makanan yang Anda konsumsi.

Sebagian orang hampir tidak pernah menyadari apa saja yang mereka makan tiap hari, terlebih sekaligus memperhatikan kandungannya. Bagi Anda yang ingin menjaga tekanan darah pada kisaran angka normal, dapat memulai menjalani kebiasaan mencermati asupan makanan dan kandungannya.

Contoh misalnya adalah jenis makanan yang tinggi kandungan sodium dapat meningkatkan tekanan darah. Makin sedikit sodium yang dikonsumsi maka akan semakin kesulitan untuk tubuh mengendalikan tekanan darah Anda. Sebaliknya, dengan banyak mengonsumsi makanan yang mengandung potasium, magnesium, dan serat dapat membantu Anda mengendalikan tekanan darah.

Dengan makanan tinggi sodium yang diantaranya terdiri dari makanan kemasan dalam kaleng, makanan diproses, dan makanan siap saji. Jika perlu, buatlah catatan harian untuk mengukur porsi garam dalam makanan yang Anda konsumsi. Jika Anda mengonsumsi makanan dalam kemasan, akan lebih baik jika  membaca labelnya. Pilih makanan dengan kandungan sodium harian 5% atau kurang, hindari yang mengandung sodium 20% atau lebih.

Selain membatasi asupan garam, hindari juga penggunaan kecap asin yang Anda gunakan saat memasak di dapur. Contoh makanan yang memiliki kandungan garam yang tinggi antara lain adalah roti, saus tomat, saus sambal, camilan kerupuk dan kacang yang telah dibumbui. Batasi juga frekuensi Anda makan di luar karena cara terbaik mengontrol asupan sodium adalah dengan memasak sendiri di rumah.

Anda dapat melakukan perubahan secara bertahap, misalnya membatasi asupan sodium sekitar 2.400 miligram atau sekitar satu sendok teh. Ketika tubuh sudah beradaptasi, baru kurangi lagi hingga 1.500 mg atau sekitar 2/3 sendok teh. Jumlah itu termasuk sodium yang dikonsumsi secara keseluruhan dari produk makanan dan apa yang Anda masak atau sajikan di meja makan. Untuk menambah rasa serta aroma makanan, Anda dapat menggunakan bumbu rendah sodium seperti berbagai macam rempah alami lain atau cuka.

Pola makan yang ideal.                                                                                            

Sebenarnya tidak ada makanan yang dapat menurunkan tekanan darah tinggi secara instan. Tekanan darah pada kisaran normal tergantung pada pola makan sehat secara keseluruhan. Pola makan yang dikriteriakan untuk menurunkan tekanan darah tinggi adalah DASH atau Dietary Approaches to Stop Hypertension. Ada 4 prinsip utama pola makan DASH ini, diantaranya :

  • Meningkatkan asupan nutrisi dari biji-bijian utuh, ikan, unggas, dan kacang-kacangan.
  • Memperbanyak juga konsumsi buah, sayur, dan produk susu rendah lemak.
  • Mengurangi garam, makanan dan minuman manis, serta daging merah.
  • Mengurangi juga makanan yang tinggi lemak jenuh, kolesterol, dan lemak trans.

Walaupun pengaruh kafein masih menjadi perdebatan, namun ada kemungkinan zat tersebut juga dapat meningkatkan tekanan darah. Lakukan tes tekanan darah Anda sekitar 30 menit setelah minum kopi atau minuman berkafein lain. Jika tekanan darah Anda naik hingga 10 poin, maka kemungkinan Anda memiliki sensitivitas terhadap kafein.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *