Hipertensi Dan Stroke

Selamat datang kembali pada situs Obat Hipertensi, kali ini pembahasan yang saya ambil adalah mengenai penyakit hipertensi yang ternyata sangat erat hubungannya dengan penyakit stroke. Biasanya, atau memang mungkin hampir keseluruhan, penderita stroke memiliki hipertensi. Maka sangat wajar bahwa hipertenai menjadi faktor utama terjadinya stroke. Meskipun banyak faktor lain yang dapat menyebabkan stroke.

Hipertensi Dan StrokeJika tekanan darah tidak bisa terkontrol dengan baik, maka hipertensi bisa menjurus lebih jauh ke stroke dan penyakit kardiovaskuler lainnya. Dan ketika hipertensi sudah tidak dapat terkontrol biasanya pasien akan menunjukan gejala sebelum stroke terjadi. Misalnya ketika tekanna darah naik, gejala yang kemudian muncul adalah kesemutan. Akan tetapi seringkali gejala seperti ini terabaikan karena penderita selalu memerhatikan sakit kepala atau pusing saat tekanan darah naik. Padahal sebenarnya gejala kesemutan pada penderita hipertensi perlu diwaspadai. Kesemutan yang merupakan tanda adanya jaringan syaraf yang terganggu memang memberi situasi klinis adanya masalah dipembuluh darah otak yang mensuplai bagian syaraf tersebut.

Hal lain yang penting untuk diketahui, hipertensi juga merupakan penyebab meningkatnya serangan stroke, namun prevalensinya menjadi sangat tingi. Bisa jadi hipertensi juga dapat menyebabkan gagal ginjal, serangan jantung, gagal jantung, namun untuk stroke resikonya bisa menjadi sangat besar. Tekanan darah setiap saat berfluktuasi. Terkadang turun, kadang-kadang juga meninggi, terutama jika konsumsi garam berlebihan. Semakin tinggi tekanan darah, maka semakin besar tekanan yang diderita oleh dinding pembuluh darah. Jika tekanan sangat tinggi, maka pembuluh darah dapat pecah, terutama pembuluh darah kecil yang berdinding tipis. Tekanan darah yang tinggi pada akhirnya akan memicu peceahnya oembuluh darah otak. Pada tahapnya jaringan otak akan rusak dan kemudian timbulah gejala-gejala stroke. Stroke akibat hipertensi termasuk ke dalam stroke hemoragik atau stroke perdarahan.

Kesimpulan akhir adalah Hipertensi bukanlah penyebab tunggal dari stroke. Hipertensi hanyalah salah satu dari sekian banyak penyebab stroke yang lain. Ingat selalu ini, mencegah lebih baik daripada mengobati. Untuk mengatasi hipertensi memang harus dilakukan perubahan pada pola makan, gaya hidup, pengobatan dan kontrol yang rutin. Mungkin resiko stroke belum hilang dengan terkontrolnya hipertensi, tapi setidaknya akan mengurangi besarnya resiko dari serangan stroke.

Semoga sedikit pengetahuan saya mengenai artikel sederhana tentang Hipertensi Dan Stroke dapat bermanfaat untuk Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *