Bahaya Hipertensi Pada Wanita Yang Sudah Menopause

Ada anggapan umum yang menyatakan jika Hipertensi biasanya menyerang kaum pria, padahal belum tentu. Dalam hasil riset Kesehatan Dasar atau Riskesdas dinyatakan jiak penderita Hipertensi wanita jauh lebih tinggi 6% ketimbang penderita Hipertensi pria. Dan hal ini terjadi pada rentang usia 65 tahun keatas.

Bahaya Hipertensi Pada Wanita Yang Sudah Menopause

Menurut dokter spesialis Jantung paru, yakni dr. Arieska Ann Soenarta seperti yang dilansir situs Viva, bahwa peranan tersebut diepgang oleh Hormon estrogen yang menyebabkan naiknya tekanan darah pada fase menopause, dan menyebabkan penurunan pada Hormon estrogen.

dr. Ann melanjutkan jika penurunan hormon Estrogen ini dapat menyebabkan rusaknya sel endotel dan akhirnya memicu plak di pembuluh darah/ Plak ini kemudian memicu Hipertensi dan meningkatkan resiko penyakit Kardiovaskular hingga penyakit Stroke.

Tidak hanya itu, Hipertensi juga dikatakantermasuk penyakit yang menjadi faktor resiko utama yang menyebabkan Cardio Cerebro Vascular Disease (CCVD). Peningkatan prevalensi CCVD pun sudah diperkirakan akan terjadi di antara tahun 2000-2025, mencapai 9% pada pria dan 13% pada wanita.

Ada perbedaan dari wanita dengan pria, pada pria, penurunan hormon Testosteron tidak terlalu membawa dampak pada besarnya resiko Hipertensi. Kecuali jika gaya hidup tidak sehat mendukung seperti merokok dan obesitas.

Oleh karenanya, diingatkan kita jika sangat penting untuk menjaga gaya hidup lebih sehat dan lebih baik terlebih untuk wanita, umumnya untuk semua orang dalam pencegahan pada resiko penyakit Hipertensi.

Posted by Obat Hipertensi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Dapatkan Harga Diskon Menarik Pada Setiap Pembelian QnC Jelly Gamat, Selengkapnya Klik Disini !