5 Gejala Seseorang Mengalami Krisis Hipertensi

Sangat umum terjadi pada siapapun, tetangga, atau mungkin kerabat kita yang meninggal secara mendadak, padahal sebelumnya tidak ada kabar sakit dan masih baik-baik saja. Rasanya sangat sedih bukan? Namun, belum tentu kondisi ini terjadi tanpa penyebab. Anda harus tahu jika sebenarnya ada penyakit yang disebut dengan “pembunuh diam”. Penyakit ini tanpa disadari telah diderita oleh penderita, namun karena tidak ada gejala yang jelas seperti hal nya penyakit biasa, pada akhirnya penanganan dari penyakit ini terlambat.

5 Gejala Seseorang Mengalami Krisis Hipertensi

Dan penyakit yang mematikan tersebut, adalah Hipertens. Ya, banyak dari orang yang tidak sadar jika mereka memiliki Hipertensi. Padahal, Hipertensi berdampak buruk pada serangan penyakit seperti Jantung, Stroke, Kardiovaskular lain hingga kematian.

Hipertensi biasanya terjadi pada orang-orang di usia 65 tahun keatas. Namun, sekarang ini banyak juga orang-orang yang di usia produktif yang sudah memiliki tekanan darah tinggi. Hal ini terjadi dikarenakan gaya hidup yang mereka jalani seperti diet tinggi garam, kurang beraktivitas fisik, sulit mengendalikan emosi, dan masalah Obesitas.

Gejala Hipertensi memang sulit untuk dikenali. Agar dapat mendeteksinya, diperlukan pemeriksaan tekanan darah secara rutin. Namun, ada tanda-tanda khusus yang harus diwaspadai sebab bisa jadi itu mengindikasikan kondisi Hipertensi yang parah. Anda bisa mengenalinya dari 5 Gejala Seseorang Mengalami Krisis Hipertensi. Diantaranya terjadi nyeri dada, sakit kepala, dengungan menyakitkan di telinga, mimisan, dan masalah penglihatan seperti buram atau kabur. Jika Anda sering mengalami gejala tersebut, penting bagi Anda untuk mengunjungi dokter karena dikhawatirkan bisa jadi Anda mengalami krisis Hipertensi.

Akibat dari krisis Hipertensi dapat membuat gejalanya berkembang hingga ke tingkat yang berbahaya. Kondisi ini dapat dikatakan sebagai keadaan darurat medis dan meningkatkan peluang terjadinya stroke maupun serangan jantung. Selain berkonsultasi dengan dokter, olahraga teratur, cukup tidur, serta konsumsi buah dan sayuran bisa menurunkan risiko Hipertensi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.